surat tilang sarung tangan

Surat Tilang Tidak Menggunakan Sarung Tangan Beredar, Ini Penjelasan Polisi

Sebuah foto viral yang memperlihatkan surat tilang dengan kesalahan tidak menggunakan sarung tangan menyebar di sosial media. Tak ayal foto tersebut menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat karena tidak umum.

Tidak Ada Surat Tilang Untuk Kesalahan Tidak Menggunakan Sarung Tangan

Namun ternyata surat tersebut bukanlah surat tilang yang umum didapatkan oleh pelanggar lalu lintas, melainkan surat teguran untuk pengguna kendaraan baik roda dua ataupun roda empat yang melakukan pelanggaran pada aturan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengkonfirmasi hal tersebut “Itu hanya surat teguran, jadi bukan ditilang. Masa dalam keadaan susah seperti ini kami masih melakukan penilangan. Enggak mungkin” Tegas Yusri.

Surat teguran tersebut diberikan kepada pengguna motor yang tidak mentaati peraturan PSSB yaitu salah satunya karena tidak menggunakan sarung tangan. Surat tersebut pun hanya digunakan untuk mendata pelanggar di wilayah jakarta, sejauh ini belum ada sanksi yang diberikan kepada para pelanggar.

“Jadi bagi pengendara yang tidak menggunakan masker dan sarung tangan hanya kami tegur dan diberikan imbauan,” Sambung Yusri Kembali.

Namun pada surat teguran PSSB ini, juga polisi meminta para pelanggar untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kesalahannya lagi, jika pelanggar melakukan kesalahan kedua kali nya baru akan diberlakukan sanksi yang sesuai.

Jenis Pelanggaran Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB)

Ada beberapa pelanggaran yang akan mengakibatkan teguran PSSB, untuk roda dua berikut yang harus diperhatikan :

  • Pengguna roda dua wajib menggunakan sarung tangan
  • Pengguna roda dua wajib menggunakan masker
  • Tidak boleh membonceng penumpang kecuali orang satu rumah (satu alamat ktp).

Selain itu juga semua pengendara akan dilakukan pengecekan suhu tubuh, jika diatas suhu normal (kurang sehat) maka akan dilakukan teguran juga.

Di Wilayah jakarta sendiri PSSB akan diberlakukan dalam waktu 2 minggu mulai tanggal 10 April hingga 24 April 2020, namun kelanjutannya akan dikaji ulang apakah akan terus dilakukan atau akan diberhentikan setelah 24 April.

Demikianlah artikel tentang Surat Teguran PSSB ini, jadi tak perlu heboh lagi saat mendengar berita Surat Tilang Tidak Menggunakan Sarung Tangan di sosial media maupun di grup whatsapp.

Baca Juga :

Surat Tilang Hilang, Ini hal yang harus kamu lakukan