Cara Mutasi Motor Beserta Syarat dan Biayanya - cara mutasi motor

Cara Mutasi Motor Beserta Syarat dan Biayanya

Cara mutasi motor untuk dipindah ke daerah lain merupakan aktivitas yang seharusnya bisa dilakukan dengan mudah. Namun, karena mindset yang sudah terbentuk pada sebagian besar orang bahwa mengurus serentetan prosesnya sangatlah merepotkan dan memakan waktu yang tidak sedikit karena para riders harus mengunjungi dua kantor SAMSAT sekaligus, baik di tempat asal dan di tempat tujuan. Paling tidak, jika para riders ingin memperoleh kemudahan dalam pengurusannya, pastikan jika para riders bisa meluangkan waktunya sehari saja khusus untuk mengurus mutasi kendaraan motor tersebut.

Namun, jika hari itu para riders cukup sibuk dan terburu-buru, maka jelas saja pengurusan mutasi motor ini akan menjadi sebuah kerepotan besar yang menguras tenaga dan pikiran. Oleh karena itu, dengan memahami secara baik seluruh prosedur mengurus mutasi, maka para riders pun bisa memperkirakan sendiri berapa lama waktu yang dibutuhkan dan mengelola dengan baik waktu tersebut agar urusan segera selesai dengan lancar.

Kenapa Harus Melakukan Mutasi?

Melakukan mutasi dapat terjadi jika para riders telah melakukan pembelian kendaraan bermotor dari orang lain. Yang mana diketahui bahwa status pemilik kendaraan tersebut mengalami perubahan, dari status pemilik sebelumnya menjadi berstatus pemilik yang baru. Begitupun dengan lokasi dari daerah yang menjadi para riders tinggali. Dengan melakukan pengurusan mutasi inilah, maka nantinya data yang berada di STNK maupun BPKB akan mengalami perubahan dengan nama pemilik saat ini dan alamat yang menjadi tempat tinggal pemilik terbaru. Hal ini juga otomatis para riders yang telah mengurus mutasi kendaraannya juga akan mendapatkan plat nomor kendaraan bermotor yang baru.

Syarat Mutasi Motor ke Daerah Lain

Ketika para riders akan melakukan pengurusan mutasi motor, maka tidak hanya datang ke SAMSAT dengan tangan kosong saja. Tetapi juga perlu mempersiapkan beberapa berkas sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan. Persyaratan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli dan foto copy-nya.

  2. Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan foto copy-nya.

  3. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotocopy dari pemilik kendaraan motor yang baru.

  4. Kwitansi dari pembelian kendaraan motor yang telah ditandatangani di atas materai enam ribu. Selain itu, setelah ditandatangani lalu difoto copy dan turut disertakan.

  5. Jika mutasi motor yang dilakukan oleh badan hukum, maka ada beberapa syarat tambahan yang harus disertakan, yakni berupa salinan akta pendirian, keterangan domisili, dan surat kuasa dengan meletakkan materai enam ribu dan telah ditandatangani oleh pemimpin badan hukum. Dan tidak lupa juga dibubuhkan stempel dari badan hukum yang bersangkutan.

  6. Jika mutasi motor dilakukan oleh instansi pemerintah, maka persyaratan yang harus dilengkapi berupa surat tugas dengan menggunakan materai enam ribu dan harus dengan tanda tangan pemimpin instansi yang bersangkutan serta dibubuhkan stempel asli.

Tahapan Cara Mutasi Motor

Cara mutasi motor di samsat
Cara mutasi motor di samsat

Setelah memenuhi semua syarat mutasi motor, Cara mutasi motor dilakukan dengan beberapa tahapan sebagai berikut:

  1. Pengecekan Kendaraan Di Daerah Asal (Cek Fisik)

Pengecekan dilakukan dengan menggesek nomor rangka dan mesin kendaraan motor para riders. Dan setelah diketahui hasilnya, akan dibawa ke loket beserta berkas-berkas yang sudah disiapkan. Kelengkapan dan keaslian berkas akan dicek dan dilegalisir. Biaya Cek Fisik Motor adalah 30,000.

  1. Pelayanan Mutasi Kendaraan

Setelah urusan berkas terselesaikan, selanjutnya adalah menuju pelayanan mutasi kendaraan dan mengisi formulir mutasi serta balik nama. Kemudian formulir tersebut diserahkan pada petugas dengan berkas yang sudah dilegalisir berupa STNK, BPKB, dan KTP yang masing-masing sudah dirangkap dua. Setelah diperiksa semua kelengkapan berkasnya, maka para riders akan membayar biaya yang telah ditentukan dan mendapatkan tanda terima pembayaran untuk mengambil berkas. Biaya di bagian mutasi ini adalah 75,000.

Para riders akan menunggu beberapa hari sekitar 5 hari untuk bisa mengambil berkas-berkas tersebut. Namun, selama masa menunggu tersebut para riders tetap bisa menggunakan kendaraan motornya dengan mengantongi surat jalan sementara yang diberikan oleh petugas.

  1. Melapor Ke Samsat Daerah Tujuan

Setelah berkas didapatkan, maka para riders harus segera menuju SAMSAT daerah tujuan mutasi untuk menyerahkan berkas-berkas yang sudah dicabut pada petugas SAMSAT daerah tujuan mutasi.

  1. Pengecekan Kendaraan Kembali

Kendaraan motor tersebut akan dilakukan pengecekan kembali untuk lebih memastikan keaslian dari nomor rangka dan mesin yang sebelumnya sudah di cek di SAMSAT daerah asal. Setelah selesai, barulah berkas kendaraan tersebut diserahkan ke loket mutasi. Setelah itu, para riders perlu menunggu keluarnya STNK dan plat nomor yang baru. Biaya Gratis.

  1. Pengambilan STNK

Sesuai waktu yang ditentukan, para riders harus datang ke SAMSAT daerah tujuan untuk mengambil STNK dan membayar biaya pajak kendaraan sesuai dengan yang ditetapkan. Biaya yang harus dibayarkan berupa Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), biaya administrasi, dan biaya pembuatan BPKB.

Contoh simulasi biaya untuk Motor Yamaha Nmax ABS 2018 (NKJB 23.100.000)

  • BBN KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), yang besarannya untuk motor bekas sebesar 2/3 PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)
  • PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), yang besarannya 1,5% dari NJKB, maka PKB sebesar Rp346.500
  • SWDKLLJ merupakan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan yang dikelola oleh Jasa Raharja dan nominalnya sudah ditetapkan Rp35.000
  • BIAYA ADM merupakan biaya administrasi, yang besarannya untuk balik nama atau ganti pelat nomor (5 tahun sekali) sebesar Rp20.000, namun untuk kendaraan baru tidak dikenakan.

Sehingga total biaya yang tercantum dalam STNK: BBN KB Rp231.000 + PKB Rp346.500 + SWDKLLJ Rp35.000 + ADM Rp20.000= Rp632.500

  1. Pembuatan BPKB Baru

Ini adalah tahap terakhir, di mana para riders akan mengurus pembuatan BPKB. Persyaratan yang diperlukan berupa foto copy KTP, STNK baru, BPKB, legalisir cek kendaraan, kwitansi pembelian kendaraan bermotor, dan BPKB asli. Semua berkas tersebut diserahkan ke Ditlantas Polda di daerah tujuan para riders. Setelah itu, lakukan pembayaran di bank yang ditentukan petugas. Pastikan untuk turut mengambil tanda pelunasan pembayaran di bank dan tanda terima pengambilan BPKB di Ditlantas. Dalam beberapa hari BPKB baru pun akan selesai di bisa diambil. Maka, proses mutasi kendaraan para riders pun sudah terselesaikan dengan baik.

Melalui cara mutasi motor tersebut dapat menjadi pedoman bagi para riders. Sehingga, dengan mengurus mutasi motor secara sendiri, para riders tidak perlu lagi menggunakan jasa calo yang mana hal tersebut akan lebih banyak menguras kantong.