Kode Kerusakan Motor Yamaha Yang Perlu Anda Ketahui

Yamaha Diagnostic Tool

Beberapa Indikator di motor anda menyala, atau indikator engine di speedometer motor yamaha anda berkedip? jangan dulu panik karena bisa jadi tidak ada masalah apa apa, ada beberapa kode kerusakan motor yamaha yang bisa dipelajari dengan mudah. Khusus masalah indikator engine di speedometer, sebetulnya sangat lumrah jika menyala saat pertama kita menghidupkan mesin, biasanya setelah beberapa detik akan mati dan artinya tidak ada masalah apapun. Istilah untuk lampu tersebut adalah Malfunction Indicator Light (MIL) , Kita akan mempelajari tentang kode MIL yamaha ini di bawah.

indikator engine motor yamaha

indikator mesin yang sering menyala ketika mesin dihidupkan

 

Nyala nya indikator engine sebetulnya merupakan sesuatu yang normal, hal itu menunjukan kesiapan motor untuk digunakan, karena saat dinyalakan ada aliran arus listrik yang mengalir dari accu ke perangkat ECU. Namun yang menjadi masalah adalah jika lampu indikator tersebut terus menyala atau terus berkedip, baru hal itu menunjukan bahwa ada masalah (yang mungkin serius) pada motor yamaha anda. Banyak kemungkinan yang terjadi seperti Kabel speedometer putus, aki motor yang soak / tekor, atau mungkin saja (yang paling parah) ECU nya rusak.

Kode kerusakan motor yamaha memang banyak jenisnya, namun yang paling mudah jika indikator engine tersebut menyala terus menerus atau berkedip-kedip namun motor bisa tetap berfungsi dengan baik, (tidak mempengaruhi kinerja motor) bisa saja memang tidak ada masalah serius, biasanya yang sering terjadi adalah karena kabel speedometer nya putus, atau juga bisa karena aki motor yang soak.

Aki motor tekor

aki motor terkor/soak bisa jadi penyebab menyala nya indikator mesin

Kedua masalah umum tersebut sudah jelas solusi nya yaitu mengganti kabel speedometer motor yamaha anda dan mengganti / strum aki motor anda, namun apa yang harus dilakukan jika terus menyala dan mempengaruhi fungsi motor? sudah pasti ada masalah pada ECU, berikut penjelasan kode kerusakan motor Yamaha selengkapnya.

Kode Kerusakan Motor Yamaha di Alat Pengecekan ECU

 

 

Yamaha Diagnostic Tool

Alat Pengecekan Kode Kerusakan Motor Yamaha menggunakan FI Diagnostic Tools

Jika indikator mesin benar benar terus menyala, maka harus dilakukan pengecekan dengan menggunakan Diagnostic tools, alat khusus dari Yamaha ini harus disambungkan pada ECU motor anda. Biasanya alat ini tersedia di bengkel-bengkel besar dan mekanik akan menjelaskannya. Namun akan lebih baik juga jika anda mengetahui kode kerusakan motor yamaha yang muncul pada alat tersebut.

Sebagai info tambahan Yamaha FI Diagnostic tools ini setelah disambungkan pada ECU, maka akan akan mengeluarkan kode berupa angka, setiap kode kerusakan motor yamaha tersebut memiliki arti tersendiri sehingga kita mengetahui bagian mana yang rusak dan harus diperbaiki/diganti, berikut daftar lengkap nya:

Kode Diagnosa
12 Cranksaft Position Sensor bermasalah, atau biasa disebut “pulser” dalam motor karburator.
13 Intake Pressure Sensor terlepas atau terjadi hubungan arus pendek
14 Intake Pressure Sensor tersumbat
15 Throttle Position Sensor (TPS), terlepas atau terjadi hubungan arus pendek.
16 Throttle Position Sensor (TPS) macet
19 Side Stand Switch, standar samping patah atau lepas
22 Intake Temperature Sensor lepas atau terjadi hubungan arus pendek
24 O2 Sensor bermasalah
28 Engine Temperature Sensor error
37 ISC Valve macet pada posisi terbuka
39 Injector bermasalah atau rusak
42 Speed Sensor bermasalah
44 chip EEPROM Error
46 Power Suply ke Fuel Injector bermasalah
50 Rusaknya Memori ECU
61 ISC tidak bekerja.
79 Terlalu banyak udara masuk pada ruang bakar

Setelah mengetahui kode MIL yamaha (kode kerusakan yamaha) beserta masalah masalahnya, ada baiknya kita merawat motor yamaha kita dengan baik, sehingga masalah2 tersebut bisa terhindarkan.

4 Tips Merawat Motor Sendiri di Rumah

1. Mencuci Motor Dengan Rutin
Seperti hal sepele namun mencuci motor dengan rutin bisa berdampak pada kesehatan motor lho. Motor harus dicuci, dikeringkan, dan bahkan dipoles jika diperlukan. Hal ini dilakukan untuk mencegah korosi atau kerusakan lain pada rangka motor.

Apalagi setelah perjalanan jauh atau setelah melewati jalanan kotor berlumpur, ada baiknya segera cuci dengan bersih dan keringkan, hindari jangan sampai bagian bagian penting terkena air seperti filter udara, busi, dan lainnya. Setelah dicuci nyalakan motor anda beberapa menit untuk memanaskan mesin, hal tersebut untuk menguapkan air yang menempel di bagian mesin sehingga menghindari terjadinya karat.

2. Cek Tekanan Udara Secara Berkala

Memeriksa tekanan udara ban secara rutin adalah perawatan “mudah” lainnya yang harus kamu lakukan. Memeriksa ban juga banyak manfaatnya, selain mencegah kecelakan, memeriksa dan memastikan tekanan udara ban stabil bisa memperpanjang umur ban.

Tekanan udara ban motor kalian harus pas supaya motor bisa lancar menopang bobot tubuh pengendara dan muatan lainnya. Periksa tekanan udara ban dengan alat pengukur tekanan udara atau lakukan secara manual untuk menemukan tekanan udara yang sesuai.

3. Ganti Oli dan Cairan Lainnya

Mengganti oli motor juga bisa dilakukan di rumah, telat melakukan penggantian oli bisa berdampak pada mesin motor kalian lho, untuk itu usahakan jangan sampai telat mengganti. Idealnya penggantian dilakukan setiap sebulan sekali, namun ada hal lain yang harus dipertimbangkan juga yaitu jarak tempuh, beberapa oli umumnya dapat digunakan hingga 5,000 km, namun ada juga yang bisa tahan hingga 10,000 km.

Selain oli, cairan lain yang harus diperiksa adalah cairan pendingin mesin dan juga minyak rem, umumnya minyak rem harus diganti setiap 2 tahun, sedangkan pendingin mesin bergantung pada penggunaan dan jarak tempuhnya, baiknya dilakukan pengecekan berkala supaya tahu jika cairannya akan habis.

4. Bersihkan Filter Udara

Setiap kendaraan bermotor umumnya memiliki filter udara, ini berfungsi untuk menyaring udara udara kotor yang akan masuk ke mesin, jadi filter ini memiliki peran yang lumayan penting. Jika tidak berfungsi dengan baik, bisa jadi ada debu dan kerikil yang masuk ke mesin dan akan berakibat fatal.

Untuk filter udara bisa dilakukan perawatan dengan cara dicuci dan dikeringkan, sedikit apapun kerusakan pada filter udara ada baiknya segera dilakukan penggantian. Meskipun pada umumnya sebuah filter udara bisa kuat hingga usia 2 tahun.

Demikianlah penjelasan Riderbaik tentang kode kerusakan motor yamaha ini, semoga bisa membantu para riders untuk bisa menganalisa kerusakan pada motor yamaha kalian, dan tentu nya juga menambah ilmu para bikers di indonesia.

Salam Bikers

 

 

 

 

Tags:
Leave a Comment